Jumat, 31 Agustus 2012

..::: Lass Story Part 6 :::..


Chapter 6 : Unstoppable Powers!!! Lass and Rufus Gets Mad


Keesokan pagi,

Seperti yang di janjikan oleh Ayahnya.. Rufus dan Lass di ajak berburu bersama Ayahnya itu..

"Ayah.. bolehkah aku mencari buruanku sendiri? Aku ingin belajar berburu.. jika aku mahir maka aku akan bisa seperti Ayah.." Kata Lass. "Boleh Lass.. tapi apa kamu membawa senjata yang cukup bagus untuk berburu?" Kata Ayahnya menanyakan kepada Lass. Lass yang saat itu tidak membawa apa - apa hanya bisa diam saja.. Tiba - Tiba. "Lass.. ini aku pinjamkan kamu belati milikku.. kita mencari buruan yuk bersama - sama.." Kata Rufus sambil menyodorkan belati sangat indah kepada Lass. "Terima kasih kak, ayo kita mencari buruan bersama - sama.. Ayah.. kami berangkat dulu yaah.." Kata Lass. "Hati - Hati yaah Lass, Rufus.. ingat jika sudah senja segera kembali ke rumah!!" Kata Ayahnya menasihati mereka berdua sebelum pergi. "Baik Ayah.. Kita tidak akan terlambat pulang.." Kata Mereka berdua.

Dan mereka pun pergi menuju hutan rimba.. sesampainya disana mereka melihat sebuah beruang besar atau bisa juga di panggil Bigfoot di kejauhan. "Lass.. perhatikan aku baik - baik yaah.. Bagaimana caraku berburu.." Kata Rufus memperlihatkan sepasang Eyeteeth miliknya yang selalu dia sarungkan di belakang pinggangnya.. "Twiiin.. Tooth!! *Hyaaaaaaa*" dan *Boom* terdengar suara ledakan yang sangat keras menghantam Bigfoot itu.. dan ternyata.. Serangan Rufus tadi tidak mengenai Bigfoot itu.. "Aaah.. kenapa tidak kena?? dimana kesalahannya?!! Mestinya kena?!! Kenapa?? Kenapa?? Kenapa??" Kata Rufus Frustasi. Melihat Tingkah konyol Kakaknya membuat perut Lass terasa geli sehingga dia tertawa keras.. "Bwahahahahahaa.. Kok tidak kena sih kak?? Padahal tadi kakak teriak *Twin Tooth* nya keras sekali.. tadi sempat aku berpikir kalau ini akan one blow hit.. eh ternyata tidak.. hehehehehe.." Kata Lass sambil tertawa terpingkal - pingkal. Melihat Lass tertawa membuat Rufus jengkel dan menyuruh Lass membuat Bigfoot itu terjatuh.. "Huh.. bisanya cuma menertawakanku.. Coba kamu Lass.. apa kamu bisa lebih hebat dari aku??" Kata Rufus menantang Adiknya. "Baik.. sekarang Giliranku yah Kak.. Perhatikan Baik - baik.." Kata Lass. Rufus pun duduk terdiam di atas pohon. "Spinning!! Slaaaash!! *Slice* *Slice* *Slice*" *Buuk* Lass berhasil mengenai Bigfoot itu akan tetapi Lass tertabrak pohon saat berputar - putar.. Dan Rufus pun bergantian menertawai adiknya sendiri karena tingkahnya yang konyol.. "Bwahahahahahaha.. Lass Lass.. Kamu ini makanya jangan menertawakan aku donk.. kamu sendiri aja belum bisa merubuhkannya.. Bwahahahahahaha" Kata Rufus sambil tertawa. Bigfoot yang tadinya sebagai bahan bercandaan mereka berdua menjadi sangat marah karena telah terancam untuk di bunuh. "Groooooaaaaaa..." Raungan sang Bigfoot itu. "Ok.. saatnya kita serius Lass.. mari kita tunjukkan kemampuan kita.." "Baik". Lass pun melompat ke atas Bigfoot melewatinya dan melempar belatinya.. "Bagus Lass.. sekarang kesempatanku.. Twiiiin Tooth!!" *Boom* dan sekarang Bigfoot pun akhirnya benar - benar dikalahkan oleh mereka berdua. "Kerja yang bagus Lass.. oh iya.. ngomong - ngomong itu tadi teknik ingin kamu beri nama apa??" Kata Rufus bingung. "Aku kasih nama Eagle Eye aja yaah kak.. soalnya mengarah ke titik vital dia.." Kata Lass. "Nama yang bagus Lass.. ayo kita mencari buruan lagi.." Kata Rufus. Saat berjalan jauh, Rufus yang dari tadi jalan lebih dulu tidak mengetahui kalau adiknya telah hilang saat tadi berjalan.. "Lass.. kamu kemana?? Perasaan tadi kamu ada di belakangku terus deh.. kamu dimana Lass?? Jangan membuatku Khawatir Lass.." Kata Rufus khawatir kalau Lass tersesat atau di culik oleh makhluk buas. Tiba - Tiba dari kejauhan terdengar Suara seperti minta tolong.. "Kakaaaaaak.. *Hiks..* Tolong Akuuu.." Kata Lass menjerit.. Rufus yang mendengar suara itu langsung pergi menuju sumber suara itu berasal.. dan sesampainya disana Rufus menemukan Lass di sandera oleh sekelompok Bandit amatiran. "Cih.. beraninya kalian menangkap Adik kecilku.. Lawan aku kalau kalian Berani?!!" Tantang Rufus.. "Kakaaaak.. *Hiks.. Hiks..*" Tangis Lass. "Wah.. Wah.. lihat siapa yang datang.. ternyata kakaknya yang datang.." Kata Pemimpin Bandit itu. "Lass.. Bertahanlah.. aku akan menyelamatkanmu!!" Kata Rufus. "Baik Kak.." Kata Lass. "Majulah kalau kalian berani Pecundang!!" Kata Rufus menantang Bandit - bandit itu. "Serang bocah itu!!" Kata Pemimpin Bandit itu. Akan Tetapi Rufus yang masih kurang berpengalaman dalam bertarung kalah akibat di keroyok oleh bandit - bandit itu.. "Lass.. Maafkan aku tidak bisa menyelamatkan kamu.." Kata Rufus dengar nafas yang terengah - engah. "Kakak.. *Hiks*". Tiba - tiba tubuh Rufus yang babak belur di hajar oleh mereka di hajar terus - terusan hingga membuat Lass mengamuk.. "Jangaaan!!! Kaaau!! Sentuuh!! Tubuuuh!! Kakak kuuu!! LAGGGGIIII!!!! GROAAAAAAAA!!!!!" Lass pun mengamuk kehilangan kesadarannya. kesadarannya telah di penuhi oleh amarah yang sangat besar sehingga dia tidak bisa menahannya lagi dan kehilangan kesadaran.. Amarah Lass pun mengendalikan tubuh dia.. "GUARDIAN STRIKE!!" Lass langsung lompat ke udara dan langsung melempar sebuah Bola berbentuk tengkorak.. dan tiba - tiba bola tengkorak itu membesar dan mengeluarkan sengatan Listrik yang sangat dahsyat di sekitarnya.. "FINAAAL STRIKE!!" Lass pun langsung meneruskan serangannya dengan melompat ke udara lagi dan menebas angin sehingga angin yang di tebas tadi tajam seperti pedang. "Laaaaasss... Uukh.." Rufus yang hampir kehilangan kesadaran pun akhirnya pingsan..

Setelah Mengeluarkan Kekuatan Dahsyatnya Lass pun pingsan di samping Kakaknya Rufus. Rufus yang langsung sadar pun akhirnya bangkit berdiri.. dan langsung menggendong Lass yang terkulai Lemas.. Rufus pun hampir kesusahan membawa Lass karena dirinya sedang terluka berat. Akhirnya Rufus pun berhasil menggendong Lass dan langsung pulang ke rumah. akan tetapi Ada sebuah aura yang tidak enak yang di rasakan oleh Rufus.. ternyata dia sedang di perhatikan oleh sebuah Monster Orc. Melihat Banyaknya Jumlah Orc yang berkumpul mengelilingi mereka akhirnya Rufus pun menjatuhkan Lass untuk sementara agar dia bisa bertarung.. "TIDAK AKAN AKU BIARKAN SATU ORANG PUN MELUKAI ADIKKU SENDIRI!!! TERIMALAH!! Bullet Time!!" Dan Akhirnya Orc yang mengelilingi Rufus dan Lass pun mati di sekitarnya. Rufus pun langsung menggendong Lass lagi dan melanjutkan perjalanan pulangnya.. Akan tetapi saat sampai di depan rumahnya Rufus kehilangan kesadaran dan pingsan..

Ibunya yang melihat mereka berdua tergeletak di depan halaman rumah langsung cepat - cepat membawa mereka pergi ke dalam rumah.. "Ayah.. mengapa mereka bisa seperti ini? ada apa sebenarnya? Lass? Rufus? Bangun nak.." tetapi mereka tidak menjawabnya.. mereka berdua semakin khawatir akan kondisi Lass dan Rufus.. Akhirnya mereka berdua melarikan Lass dan Rufus ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan yang intensif karena luka yang di derita mereka berdua.. Akhirnya dokter pun memberi tahu kalau Putra mereka dua - dua nya sedang koma.. mendengar hasil dari dokter Ibu dan Ayahnya hanya menjaga mereka berdua di rumah.. mereka tidak mau di rawat di rumah sakit karena biaya yang sangat besar.. Beberapa Bulan kemudian mereka berdua akhirnya sadar dari koma.. "Lass , Rufus kalian sudah sadar? syukurlah kalian sudah sadar.. kita berdua mencemaskan kalian karena kalian koma selama ber bulan - bulan.. "Apa yang terjadi dengan aku bu??" "Aku tidak tahu Lass.. yang aku tahu kalian berdua pingsan di depan halaman rumah.." Kata Ibunya sambil meneteskan air mata keharuan.. "se ingatku.. aku sama Rufus sedang berburu sambil berlatih bersama.. tetapi setelah penyerangan Bigfoot terhadapku aku tidak tahu apa yang terjadi.. setelah itu aku hilang kesadaran.." Kata Lass menceritakan. "Kamu itu saat penyerangan Bigfoot entah kenapa matamu berubah Lass.. aku melihatmu penuh dengan amarah , balas dendam , hasrat untuk membunuh.. dan lain sebagainya.. aku bisa melihat itu dari aura yang kamu keluarkan dari tubuhmu itu.. aura kegelapan.. aura yang sangat dahsyat.. aura yang tidak dapat kau kendalikan.." Kata Rufus menjelaskan mengapa Lass hilang kesadaran. "Ibu.. kita sudah tertidur berapa hari bu?" Kata Rufus. "kalian koma sudah 1 bulan penuh Rufus , Lass.." Kata Ibunya. "Haaaah?!! 1 bulan?? Perasaanku aku hanya tertidur hanya 1 hari saja.. mengapa lama sekali yaah??" Kata Rufus Heran. "Itu jangan di pikirkan lagi Rufus.. ayo kita makan di bawah.. pasti kalian lapar sekali karena sudah tertidur selama 1 bulan ini.." Kata Ibunya mengajak mereka ke bawah.. "Kita akan menyusul bu.. Ibu turun dulu saja.. ada yang ingin aku bicarakan sama Lass.." Kata Rufus. "Baiklah Rufus.. segera kalian ke bawah yaah.." Kata Ibunya yang langsung keluar dari kamar mereka berdua.. "Lass.. aku ingin bertanya kepadamu.." Kata Rufus. "Ada apa kak? apakah ini menyangkut dengan yang kakak lihat waktu itu?" Kata Lass menduga. "Betul.. sebenarnya.. saat kau berubah menjadi seperti itu.. aku melihat sebuah wanita muda berambut ungu memakai mahkota ratu.. seperti ratu itu.. tetapi matanya berwarna merah.. wanita itu bersemayam di tubuh kamu Lass.. dan saat kamu mengamuk waktu itu.. wanita itu mengendalikan kamu.." Kata Rufus. "Apa kakak yakin dia yang mengendalikan aku saat itu kak?" Kata Lass takut. "Aku yakin sekali Lass.. kamu harus kuat Lass.. kamu harus melawan rasa hasrat untuk membunuh di dalam dirimu.. jika tidak.. aku tidak akan bisa menolongmu Lass.. satu - satunya cara adalah kamu harus mengendalikannya atau kamu yang di kendalikan olehnya sepenuhnya.." Kata Rufus. Lass hanya terdiam saja.. "Terima kasih kak.. aku akan berusaha.." Kata Lass.. "Lass, Rufus.. ayo turun kebawah makan!" Teriak Ibunya dari bawah memanggil mereka berdua.. "Ayo sekarang kita turun Lass.. kita sudah di tunggu oleh Ayah dan Ibu untuk makan.." Ajak Rufus.. "Baik kak.."

Akhirnya mereka semua makan malam.. Rufus menceritakan semua kejadian yang dia alami.. suasana di ruang makan ada canda tawa , terharu , semangat , dan lain - lain.. akan tetapi mereka tidak tahu bahaya yang sebenarnya telah menanti mereka di luar sana..

To Be Continued,

Next Chapter,
Chapter 7 : Devil Lass Appears!! Battle!! Lass vs Devil Lass!!

Author By : Alfian Aries Setiawan
Facebook name : Alfian 'Nites' Chung
E-mail : alfiansakura@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar