Sabtu, 24 Maret 2012

..::: Lass Story Part 3 :::..








Chapter 3 : The Nightmare Has Begun Finale (Part 2)

"Hahahahaha.. sepertinya ini akan menjadi seru.." Kata Zidler. "Diam kau badut konyol!!" Kata Lass. "Well, Well, Habiskan dia segera Oretina.." Suruh Zidler. "Dengan senang hati tuanku.." Kata Oretina. "Cih.. Wanita rendahan.. mau saja di perbudak oleh Badut konyol ini.." Kata Lass. "Apa katamu?!? Tarik kata - katamu sebelum kau menyesal nantinya!!" Kata Oretina. Dan mereka pun bertarung dengan sengitnya.. Lass yang hanya mempunyai kekuatan minim tidak bisa mengimbangi kekuatan Oretina yang jauh di atasnya. "Uugh.. aku tidak percaya aku kalah dengan wanita." Kata Lass. "Jadi.. sesuai  perkatanmu tadi.. Selamat datang di tempat ini.." Kata Oretina. "Well , Well.. Lass yang malang.. Mari datang kepadaku.." Kata Zidler. Tidak tahu kenapa tiba - tiba sifat Lass berubah.. dia tidak pernah lagi membantah , selalu menurut apa yang di katakan oleh Zidler.. Oretina pun menjadi sahabat terbaiknya bagi Lass.. Mereka berdua seperti pasangan serasi yang berduet di depan panggung untuk menghibur penonton semua.. Dan Pada saat Karavan yang di tumpangi milik Lass datang ke tempat Ellia.. tiba - tiba ada seorang wanita cantik berambut ungu dan matanya berwarna merah darah memakai mahkota ratu itu menghampiri Lass.. Kemarilah.. maukah kau ikut denganku Lass Isolet anak keturunan pembunuh sadis yang terakhir hidup?? khu.. khu.. khu..

Tiba - tiba

"Lady Kaze'aze.. apakah kamu tertarik kepada anak ini??" Kata Zidler. Nama wanita cantik itu adalah Lady Kaze'aze. "Sepertinya begitu.. aku akan membawanya ke istanaku.. mari kita bicarakan secara berdua.." Kata Lady Kaze'aze. "Sampai nanti bocah tampan.. *smile*" Kata Lady Kaze'aze kepada Lass dan langsung berlalu bersama Zidler.

Di tempat Zidler.

"Jadi.. berapa banyak yang akan kamu keluarkan untuk bocah itu??" Kata Zidler. "Huh.. aku tidak akan membayarmu sepeserpun Zidler.. ingat itu.. kau masih berhutang satu wadah kepadaku.. khu khu khu.." Kata Lady Kaze'aze. "Aah.. Soal itu.. aku akan memberikan Oretina kepadamu bagaimana?? dia cantik.. dia bisa di jadikan wadahmu.. bagaimana?" Kata Zidler menawar. "Aku tidak mau wadah orang sampah itu Ingat itu!! aku mau bocah itu menjadi wadahku dan pangeranku.. khu khu khu.." Kata Lady Kaze'aze. "Tapii.. Jiwa dia sangat saya butuhkan juga untuk mencapai kehidupan kekekalan.." Kata Zidler. "Jika kau tidak memberikan anak itu kepadaku.. aku akan mengirimmu ke tempat para Demon berada.. apa kamu mau??" ancam Lady Kaze'aze. "Ba.. Baiklah.. aku akan memberikan bocah itu kepadamu.." Kata Zidler.

Di tempat Lass (Kandang binatang)

"Lass.. ikutlah denganku.. mau kah kau??" bujuk Lady Kaze'aze. "Tapi.. apakah Master Zidler tidak akan marah kepadaku? aku takut oleh kemarahan dia.. dia selalu membuat aku menderita.." Kata Lass. "Tenanglah Lass ku.. kau tidak akan menderita lagi.. karena kamu akan tinggal di istanaku.. khu khu khu.." Kata Lady Kaze'aze. "Baiklah.. sebelum pergi aku akan berpamitan dulu kepada seseorang.." Kata Lass. "Jangan Lass. Jangan.. jika kamu berpamitan.. maka dia akan merasa sakit hati lagi.. jadi biarlah dia disini.." bujuk Lady Kaze'aze. "Tapii.." Kata Lass. "Menurutlah apa kataku!!" bentak Lady Kaze'aze. Dan tiba - tiba mata Lass berubah menjadi putih kosong.. "Nah.. sekarang kau milikku.. sekarang.. Hancurkanlah tempat ini bersama kenangan masa - masa suram mu disini.." bisik Lady Kaze'aze. Dan akhirnya Sirkus tempat dimana dia di besarkan , bersenda gurau , bertemu banyak penonton , suka dan duka.. telah lenyap oleh api kebencian..
"Bagus.. sekarang.. ikutlah denganku.." Kata Lady Kaze'aze. Dan akhirnya Lass di bawa pergi oleh Lady Kaze'aze ke istana nya..

Di reruntuhan sirkus.

"Lady Kaze'aze sial.. suatu hari aku akan membalas perbuatanmu ini.. lihatlah kau Kaze'aze. Suatu saat anak itu akan kembali ke tanganku.. hahahahahaha." kata Zidler. Dan Akhirnya , Oretina , Zidler meninggal akibat kebakaran yang terjadi..

"Nah Lass.. sekarang kau adalah pangeranku.. maukah kau melakukan sesuatu pangeranku?" Kata Lady Kaze'aze. "Apa saja yang kau inginkan Ratuku.." Kata Lass. Lass yang saat ini sedang di bawah pengaruh jahat kekuatan Lady Kaze'aze tidak mengetahui bahwa dirinya akan di jadikan wadah tempat untuk dia bertahan hidup. "Bebaskanlah makhluk - makhluk yang ada di dimensi ini pergi ke tempat asalnya.. dan kirimlah penjaga - penjaga di setiap benua.." perintah Lady Kaze'aze. "Groooaaaaa...." Lass yang tanpa sadar di kendalikan oleh Lady Kaze'aze membebaskan makhluk - makhluk yang kejam dari dimensi lain.. dan setelah itu pertempuran terbesar tercipta.. makhluk - makhluk yang ada di benua Bermesiah pun menyerang kerajaan Kanavan..

Di Kastil Kaze'aze..

"Hahahahaha.. tubuh ini.. tubuh seorang Half Demon Blood.. sangat kuat sekali tubuh ini.." Kata Lady Kaze'aze. "Aku tidak salah memilih untuk menggunakan tubuh ini sebagai wadah untuk memulihkan wujud asli ku.. Huahahahahahahahaha.." Kata Lady Kaze'aze.

To Be Continued,

Next Chapter,
Chapter 4 : Secret of His Title Revealed.

Author By : Alfian Aries Setiawan
Facebook name : Alfian 'Nites' Chung
E-mail : alfiansakura@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar